Jumat, 09 Agustus 2013

Teknik Menyusui Yang Baik Dan Menyimpan Cadangan ASI Di Kulkas ASI

Bagi ibu ibu yang baru melahirkan anak pertama, mungkin menyusui bayi merupakan hal yang sangat baru sehingga harus beradaptasi agar mengeluarkan ASI yang berkualitas dan menyimpan ASI yang berkualitas tersebut ke dalam kulkas ASI sebagai cadangan ASI ketika ibu lagi istirahat tapi anak dapat diberikan ASI oleh orang lain. Ada yang perlu ibu tahu juga kalau posisi dan kenyamanan menyusui kepada bayi akan mempengaruhi emosional bayi sehingga kenyaman ibu menyusui merupakan kenyamanan bayi juga. Maka dari itu ada teknik teknik khusus yang dapat dilakukan ketika menyusi bayi agar ibu mampu memberikan kenyaman pada bayi dan mengeluarkan ASI yang benar benar berkualitas untuk perkembangan pertumbuhan bayi.


•    Pada saat menyusui diwajibkan mengambil posisi yang senyaman mungkin agar ASI dapat keluar dengan lancar, posisi yang diambil bisa dengan posisi duduk ataupun posisi berbaring miring. Jika ibu memiliki ASI yang berlebih maka simpanlah pada kulkas ASI sebagai cadangan jika suatu saat membutuhkan.

•    Puting payudara ibu dengan mulut bayi berada pada posisi yang sejajar. Jika menyusui dengan posisi berbaring maka sebaiknya memakai pengganjal bantal yang empuk untuk mensejajarkan mulut bayi dengan puting payudara ibu.  Tapi jika menyusui dengan posisi duduk, maka peluklah badan bayi kemudian perut bayi dan perut ibu dalam posisi saling menempel.

•    Menyusui dengan penuh cinta dan fokus, hal ini dilakukan agar perhatian anak tidak terpecah jika anda menyusui dengan melakukan kegiatan lain. Jadi jika masih ada pekerjaan lain yang harus anda kerjakan maka sebaiknya menundanya terlebih dahulu dan segeralah menyusui bayi agar bayi tenang.

•    Menyusui bayi dilakukan dengan sesering mungkin, jika bayi tidak ingin menyusui maka sebaiknya dirangsang terlebih dahulu dengan memijat puting susu agar ASI menetes pada bibir bayi, biasanya jika bibir bayi sudah tertetesi ASI maka mulut bayi akan terbuka kemudian baru akan menghisapnya.

•    Membiarkan bayi untuk menysui semaunya dan sepuasnya karena ada bayi yang membutuhkan waktu untuk menyusu lebih lama ada juga yang sebentar. Tapi jika bayi membutuhkan waktu menyusu lebih lama biarkan saja sepuasnya walaupun pada dasarnya bayi mengkonsumsi ASI pada lima menit pertama saja selebihnya hanya untuk mengisap saja dan untuk kenyamanan bagi dia sendiri.

•    Menggunakan kedua belah payudara setiap kali ibu menyusui, tapi jika bayi tertidur ketika baru menyusu sebelah payudara saja, tidak usah dibangunkan biarkan saja mungkin bayi sudah merasa cukup untuk menyusu dan biasanya bayi seperti ini sudah kelelahan dan ingin istirahat.

Itulah beberapa teknik menyusui yang baik agar ibu mampu memberikan ASI eksklusif yang berkualitas untuk bayi. Dan sebaiknya menyediakan cadangan ASI pada kulkas ASI agar bayi dapat diberikan ASI ketika ibu sedang berada di luar atau sedang melakukan pekerjaan lain yang tidak memungkinkan ibu menyusui secara langsung.

Menyimpan ASI Pada Kulkas ASI Untuk Menjaga Manfaatnya

ASI dengan segala kelebihan yang terkandung didalamnya harus disimpan dengan steril di kulkas ASI sehingga mampu untuk menjaga gizi gizi yang terkandung di dalamnya. Berangkat dari situlah yang mendorong para peneliti untuk meneliti kehebatan dan kelebihan dari ASI ini. Bahkan perpanjangan durasi untuk menyusui seperti yang telah diwajibkan akan kebutuhan nutrisi pada bayi mampu untuk mencegah resiko tekakan darah tinggi pada ibu. Bukan hanya itu saja, perpanjangan pemberian ASI pada ibu juga mampu menekan terkenanya resiko kolesterol tinggi serta penyakit penyakit lainnya. Sungguh sebuah penemuan yang menakjubkan dari segi medis yang akan didapatkan ketika ibu melakukan perpanjangan durasi pemberian ASI pada bayi. Jika dilihat dari pasikologis juga, pemberian ASI pada durasi yang panjang akan merekatkan kekuatan psikis secara batin antara ibu dan anak. Karena secara logika bayi mendapatkan makanan dengan apa yang terdapat pada tubuh ibu sehingga seorang bayi akan membutuhkan seorang ibu bukan hanya ketika masih bayi saja bahkan hingga dewasa akan selalu membutuhkan sosok seorang ibu.



    Waktu yang kurang cukup untuk terus menyusui bayi bukan halangan untuk seorang ibu memberikan ASI kepada bayi, ada alternatif yang bermanfaat lainnya agar ibu mampu memberikan ASI setiap bayi membutuhkan walaupun ibu sedang tidak disamping bayi yaitu penggunaan kulkas ASI. Penggunaan kulkas ASI ini mampu untuk menjaga berbagai nutrisi yang terkandung dalam ASI yang biasa bayi minum langsung dari payudara ibu. Seperti yang telah kita tahu bahwa ASI akan mampu untuk menjadikan anak yang hebat cerdas dan memiliki emosional yang tinggi. Zat kekebalan dan kandungan DHA yang ada pada ASI tidak akan mampu untuk ditandingi oleh susu termahal sekalipun yang ada di dunia ini. ASI juga dapat melawan penyakit dengan antibody yang terkandung dalam ASI. Teksture ASI ini juga mampu dicerna oleh bayi dengan sangat baik sehingga akan menjauhkan bayi dari resiko diabetes, infeksi saluran buang air dan mengurangi infeksi pada saluran nafas bagian bawah.

    Dengan meyimpan cadangan ASI pada kulkas ASI maka akan menjadikan bayi tidak kelaparan. Seperti yang telah kita tahu kalau bayi mengalami kelaparan yang terlalu sering maka akan mengakibatkan busung lapar. Berdasarkan penelitian bayi yang diberi asupan ASI memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi jika dibandingkan dengan anak yang tidak diberi ASI. Hal ini karena ASI memiliki kandungan DHA yang terbaik yang berstimulasi dalam membangun sebuah jaringan otak agar terbentuk sempurna. Untuk ibu yang menyusuinya juga, ASI ekslusif yang diberikan kepada bayi akan mampu untuk mengurangi resiko anemia pada ibu bahkan hingga mencegah terjadinya kanker yang akan membahayakan semua manuasia di dunia ini. Bukan hanya dari segi penyakit saja yang dapat dihindari bagi ibu yang memberikan ASI pada anak tapi juga merupakan proses diet alami yang akan menjadikan ibu tetap memiliki tubuh yang sintal walaupun habis melahirkan.

Kulkas ASI Yang Sangat Bermanfaat Untuk Sterilisasi ASI

Susu formula merupakan alternatif yang sangat disukai oleh ibu ibu muda yang masih ingin berkarir agar dapat memenuhi kebutuhan makanan bayi sehari hari, namun yang paling utama dan paling penting tetaplah ASI karena ASI memiliki kandungan gizi yang sangat komplit dan sempurna untuk bayi. Kalau anda adalah seorang ibu yang memiliki banyak sekali aktifitas sehingga harus meninggalkan bayi dalam waktu hingga beberapa lama, maka alternatif yang tepat yang harus diambil oleh ibu adalah memanfaatkan kulkas ASI sebagai tempat penyimpanan perahan ASI agar lebih aman, steril dan mampu untuk menjaga berbagai kandungan gizi yang terdapat pada ASI. Pilihan ini merupakan pilihan yang tepat sehingga akan memberikan banyak waktu dan kenyamanan bagi ibu untuk beraktifitas di luar rumah tanpa harus mengkhawatirkan bayi yang ditinggalkan karena memiliki banyak cadangan ASI yang dapat diberikan oleh siapapun kepada bayi.



    Kulkas ASI akan mejadikan ibu lebih merasa nyaman dan aman ketika meninggalkan bayi di rumah dengan orang lain. Karena dengan adanya cadangan ASI yang disimpan pada kulkas ASI akan mampu membantu efektifitas segala macam kegiatan agar semua aktifitas yang dijalankan sehari hari lebih maksimal seperti mengerjakan dua profesi yang berbeda dalam waktu yang bersamaan. Satu sisi ibu harus menjalankan aktifitas pekerjaan sebagai seorang pegawai yang profesional tapi disisi lain ibu juga harus berperan sebagai seseorang yang selalu menyusui bayi yang masih membutuhkan nutrisi yang hanya ada pada seorang ibu saja. Penggunaan kulkas ASI jelas akan sangat membantu agar kebutuhan makanan bagi bayi tetap terpenuhi sehingga bayi yang ditinggalkan tetap sehat dan tidak rewel ketika jauh dari pangkuan ibu.

    Proses penyimpanan ASI pada kulkas ASI merupakan kegiatan yang sangat fleksibel untuk dilakukan dan dapat dilakukan dengan waktu yang sangat kondisional. Ibu dapat memerah ASI sebelum pergi berkatifitas ataupun setelah pulang dari rutinitas harian sebagai seorang ibu karir. Melakukannya hanya dengan cara memerah melalui pompa yang dilakukan secara manual ataupun dengan alat yang lebih canggih lagi yaitu dengan alat elektronik pemompa susu ibu. Kedua hal tersebut dapat dilakukan oleh ibu sendiri ketika memiliki waktu yang luang. Lakukan pemompaan ASI dengan kondisi sekitar yang steril sehingga akan tetap menjadikan ASI yang tercurah pada botol kemudian dimasukan ke dalam kulkas ASI tetap memiliki sterilisasi yang cukup higienis yang akan menjadikan bayi tetap dapat meminum ASI dengan sempurna tanpa harus meminum ASI yang telah terkontaminasi. Kulkas ASI akan sangat bermanfaat untuk menyimpan ASI tanpa harus takut kehilangan kandungan gizi yang hanya terkandung pada ASI saja tidak pada susu yang lain walaupun susu tersebut merupakan susu formula yang diproduksi khusus sebagai cadangan ASI yang memiliki kandungan berbagai macam gizi di dalamnya. Jadi ASI merupakan cairan yang wajib bagi bayi untuk tumbuh dan berkembang dengan maksimal, maka dari itu jagalah ASI dan berikanlah ASI kepada bayi dengan kontrol yang baik.

Kulkas ASI Sangat Bermanfaat Untuk Bayi Dan Orang Tua

Kulkas ASI akan sangat bermanfaat bagi bayi, ibu dan ayah sebagai tempat penyimanan ASI perahan yang telah ditampung tapi tetap memiliki nilai gizi yang sempurna. Kulkas ASI diciftakan berdasarkan perkembangan teknologi dan kebutuhan mutlak untuk sebuah keluarga aktif agar dapat memberikan ASI ekslusif kepada bayi. ASI eksklusif ini adalah pemberian ASI yang wajib kepada bayi dalam kurun waktu selama enam bulan. Banyak sekali manfaat ASI ini terutama bagi bayi, ibu dan ayah. Manfaat ASI buat bayi diantaranya ASI memiliki nutrisi sempurna untuk pertumbuhan masa keemasan anak. Selain itu sistem imun yang terkandung didalamnya mampu berfungsi sebagai antibody bagi kesehatan bayi. Jika anak telah tumbuh dengan nutrisi yang baik dan memiliki antibody yang kuat maka memiliki kemungkinan besar bayi tumbuh dengan memiliki kecerdasan secara edukasi atau intelektual yang tinggi dengan perkembangan emosional yang seimbang.



    Manfaat ASI bagi seorang ibu sangat besar, jika ibu tidak dapat menyusui pada waktunya juga maka ibu wajib untuk menyediakan ASI yang disimpan pada kulkas ASI. Karena jika ibu mampu memberikan ASI secara baik pada bayi maka akan mampu mengurangi anemi yang diakibatkan oleh kekurang zat besi. Manfaat ASI bagi rahim ibu yaitu mampu untuk mengecikan rahim menjadi ukuran normal kembali dan mampu untuk melangsingkan dengan proses yang alami tanpa disengaja karena proses menyusui membutuhkan tenaga ekstra bagi ibu. Dengan menysui ini juga mampu untuk mengurangi kemungkinan kemungkinan ibu menderita kangker pada payudara atau kanker indung telur. Mungkin hal lain yang bukan manfaat dari segi medis bahwa memberikan ASI pada bayi akan memberikan kebanggan tersendiri karena telah berhasil untuk memberikan ASI eksklusif pada bayi, sebab tidak semua ibu yang telah melahirkan mampu untuk memberikan ASI secara eksklusif.

    Selain memiliki sejuta manfaat bagi bayi dan anak, ASI dan kulkas ASI ini juga memiliki manfaat yang cukup besar bagi seorang ayah. Karena ASI akan menjadikan pengeluaran ayah dapat diminimalisir sehingga uang belanja akan lebih ekonomis karena tidak perlu membeli susu formula yang memiliki harga cukup tinggi. Kulkas ASI juga memiliki manfaat yang cukup besar bagi seorang ayah, dengan adanya kulkas ASI maka ayah tidak perlu menunggu ibunya pulang ketika ibunya sedang di luar saat anak meminta minum susu, karena kulkas ASI mampu untuk menyediakan banyak sekali cadangan susu yang mampu menjaga nutrisi dan gizi gizi yang terkandung didalamnya sama seperti saat meminum susu langsung dari payudara ibu. Hal ini juga akan menambah kedekatan emosional antara bayi, ibu dan ayah yang akan selalu bersama sama untuk mewujudkan sebuah keluarga yang saling mendukung dan terjalin dengan harmonis.

Kulkas ASI Untuk Kebutuhan Bayi Kembar

Kulkas ASI banyak sekali dimanfaatkan oleh ibu ibu muda yang memiliki profesi sebagai wanita karir agar dapar memberikan ASI eksklusif kepada bayi tapi tidak meninggalkan pekerjaannya yang telah menuntut profesionalitas dalam aktifitasnya. Kulkas ASI memang sangat bermanfaat bagi mereka yang tidak memiliki waktu yang cukup untuk menyusui bayi sama halnya dengan kebutuhan bayi kembar. Walapun mereka memiliki banyak kemiripan tapi dari kebutuhan makanan dan nutrisi tetap harus diberikan secara perorangan. Dan saat saat membutuhkan makanan ini mungkin dapat terjadi dalam waktu yang bersamaan sehingga ibu harus menunda bayi yang lainya untuk menyusui bayi satu persatu. Memiliki bayi kembar memang mengasyikan tapi jika telah terjadi seperti hal di atas menginginkan ASI dalam waktu yang bersamaan akan menjadikan ibu kalut sehingga akan menjadi panik dan ini akan menjadikan bayi tidak nyaman ketika menyusu.



    Peranan dari kulkas ASI disini sangat penting sebagai peralatan bayi yang fungsional, ketika ibu menyusui si kembar yang satu maka si kembar yang lainnya dapat disusui dengan dot oleh ayahnya dari hasil susu perahan yang telah ibu tampung di kulkas ASI tersebut. Jika sudah begini tidak ada yang perlu dikhawatirkan lagi si kembar kekurang perhatian dalam masalah pemberian ASI. Nutrisi dan gizi yang terkandung pada susu perahan yang telah disimpan pada kulkas ASI sama seperti kandungan pada susu yang disusu langsung oleh bayi pada payudara ibu. Pemerahan ASI dapat dilakukan ketika bayi kembar yang lucu sedang tertidur jadi ibu dapat melakukan pemerahan dengan nyaman sehingga air susu yang keluar berjalan dengan lancar.

Jangan melakukan penyimpanan hasil pemerahan susu pada kulkas seperti kulkas tempat penyimpanan makanan pada umumnya karena kulkas seperti itu tidak menjamin sterilisasi dari kontaminasi zat zat bahkan bakteri yang mungkin akan menempel dan mengambil nutrisi bahkan mengubah menjadi zat yang berbahaya pada ASI perahan. Pilihan yang terbaik adalah menggunakan kulkas ASI yang telah dibuat khusus untuk tempat penyimpanan perahna ASI dalam waktu yang cukup lama yaitu hingga 6 bulan. Walaupun waktu penyimpanan ASI di kulkas ASI ini cukup lama tapi mampu untuk menjaga gizi gizi dan kandungan kandungan nutrisi yang diperlukan oleh bayi sehingga bayi akan meminum susu yang benar benar steril dan tidak terkontaminasi bakteri dari makanan yang lainnya. Hal ini juga akan sangat besar manfaatnya bagi bayi kembar karena jika mereka ingin menyusu dalam waktu yang bersamaan maka dapat diberikan susu yang steril yang telah disimpan masukan ke dalam botol dan disimpan pada kulkas ASI dengan suhu yang telah ditentukan.

Senin, 05 Agustus 2013

Cara Benar Memompa ASI Untuk Disimpan Kedalam Freezer ASI

Freezer ASI merupakan satu satunya tempat untuk menyimpan Air Susu Ibu (ASI) yang bersifat ekslusif, karena ASI merupakan makanan satu satunya untuk bayi. Tidak seperti orang dewasa yang dapat memilih makanan apa saja dan tidak terfokus pada satu makanan dan dapat diubah menjadi jenis makanan yang lain. Tapi bagi bayi makanan yang terpenting hanyalan ASI ekslusif saja tidak boleh dirubah dan tidak boleh ditinggalkan. Karena ASI eksklusif merupakan makanan yang memiliki kandungan sempurna untuk kebutuhan pada bayi. Tapi mungkin bagi sebagian ibu yang memiliki profesi menjadi wanita karir atau memiliki waktu yang sedikit untuk bersama bayi sehingga waktu pemberian ASI akan terhambat, solusinya adalah dengan melakukan pemerahan ASI dengan cara dipompa kemudian disimpan pada freezer ASI. Berikut cara cara yang benar dalam melakukan pompa ASI :

    Garansi Untuk Keamanan Dan Kenyamanan
Ada banyak sekali tips agar ibu dapat melakukan pompa ASI dengan baik, cara untuk mengetahui bahwa alat pompa tersebut baik adalah dengan mendapatkan garansi dan sertifikat dari dunia medis yang resmi bahwa alat pompa tersebut aman untuk digunakan dan ASI perahan aman untuk disimpan pada freezer ASI. Setelah ibu yakin kalau alat pompa tersebut aman maka selanjutnya memilih ukuran pompa yang sesuai dengan ukuran payudara ibu agar dapat melakukan pompa dengan nyaman. Langkah selanjutnya ketika melakukan pompa ASI diharuskan dalam kondisi yang rileks dan fikiran yang tenang. Selain itu, tempat ibu memompa ASI juga sebaiknya ditempat yang aman dan nyaman serta memiliki pencahayaan yang cukup yang akan memberikan rasa damai ketika melakukan pompa ASI. Pastikan ibu dalam kondisi bersih ketika melakukan pompa ASI misalkan selesai mandi dan tangan dalam kondisi sangat steril. Lakukan pompa ASI sesering mungkin karena dengan melakukan pompa ASI dalam intensitas yang sering akan menjadikan produksi ASI ekslusif berjalan dengan baik dalam jumlah yang cukup maksimal.

    Menyimpan ASI Eksklusif Yang Aman
Setelah ibu selesai memerah ASI, simpanlah ASI pada freezer ASI, hal ini dilakukan agar ASI yang telah ibu perah dapat bertahan dalam waktu yang cukup lama sehingga mampu untuk menjadikan ASI cadangan jika suatu saat ibu meninggalkan bayi. Selain untuk menyimpan ASI dalam jangka waktu yang cukup lama, freezer ASI ini juga mampu untuk menjaga nutrisi yang terkandung dalam ASI ekslusif tersebut walaupun disimpan dalam waktu yang cukup lama.


Itulah beberapa tips memompa ASI agar ibu merasa nyaman, rileks ketika melakukan pompa ASI. Jangan lupa meminta petunjuk dokter untuk konsumsi makan yang terbaik agar ASI yang ibu produksi memiliki gizi tinggi dan nutrisi yang sempurna sesuai dengan kebutuhan gizi bayi.

Menyimpan ASI Eksklusif Yang Bermanfaat Pada Freezer ASI

Freezer ASI merupakan alat yang sangat bermanfaat dan sangat membantu untuk menjaga sterilisasi Air Susu Ibu (ASI) ketika bayi akan ditinggalkan dalam waktu yang cukup lama oleh sang bunda. Seperti yang telah kita ketahui, dalam waktu 6 bulan pertama kelahiran bayi, ASI merupakan makanan yang wajib untuk bayi konsumsi tanpa tambahan makanan dan minuman apapun termasuk air putih. ASI eksklusif merupakan nutrisi yang terbaik untuk memberikan kebutuhan penting pada bayi. Selain untuk kebutuhan nutrisi ASI juga merupakan cara dalam membangun sistem untuk menjaga kekebalan tubuh agar terhindar dari berbagai macam penyakit yang mungkin akan menyerang bayi yang memiliki kondisi tubuh yang masih rentan dan masih perlu beradaptasi dengan lingkungan barunya.



    Menyimpan ASI pada freezer ASI merupakan pilihan yang tepat jika ibu memiliki waktu yang sedikit dalam intensitas menyusui kepada bayi. Tapi sesibuk apapun aktivitas ibu dalam melangsungkan kehidupan sehari hari tidak boleh meninggalkan kewajiban untuk memberikan ASI ekslusif kepada bayi yang sangat dibutuhkan pada usia usia tersebut. Karena disamping sebagai kewajiban ibu untuk memebrikan ASI ekslusif kepada bayi, ada beberapa manfaat lain yang ditemukan pada ASI untuk bayi, seperti :

    Kandungan giz pada ASI eksklusif merupakan kandungan gizi yang sempurna sesuai dengan kebutuhan bayi. Selain itu ASI juga merupakan makanan yang paling mudah dicerna oleh bayi yang mengandung zat kekebalan tubuh untuk melindungi penyerangan infeksi pada bayi.

    ASI memiliki banyak sekali kandungan zat zat yang berkualitas yang dibutuhkan untuk perkembangan dan pertumbuhan bayi.

    Manfaat yang sangat besar jika dibandingkan dengan susu formula, kandungan gizi yang terdapat pada susu formula dengan kandungan gizi yang dimiliki ASI sangat jauh berbeda dan juga merupakan makanan yang sangat ekonomis karena tidak perlu untuk membelinya dengan adanya nutrisi yang natural pada tubuh ibu.

    Kontak secara langsung dalam intensitas waktu yang cukup lama akan mengikat kontak batin yang kuat sehingga akan mampu membangun psikologi bayi dan ibu dengan sangat erat. Dan juga agar ibu mampu memberikan ASI ekslusif dengan benar sehingga pemberian ASI dapat berjalan dengan sangat optimal.

    Kandungan asam amino dan asam lemak pada ASI merupakan nutrisi yang sangat penting untuk perkembangan otaknya agar menjadi lebih cerdas dikemudian hari.

Itulah beberapa manfaat ASI untuk perkembangan bayi yang begitu besar manfaatnya. Bahkan jika ibu tidak memiliki waktu untuk menyusui pun, memiliki kewajiban untuk memberikan ASI ekslusif pada bayi. Jika ibu memiliki kesibukan sehingga tidak dapat secara intens untuk bersama bayi maka ibu dapat melakukan pemerahan air susu dan disimpan pada freezer ASI yang mampu menjaga nutrisi dan gizi gizi yang terkandung dalan ASI eksklusif tersebut seperti halnya ASI yang baru dikeluarkan oleh susu ibu.